15-16 Agustus 2024, Universitas Lampung (Unila)
menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) diikuti oleh 10.358 mahasiswan baru dengan
format hybrid yang memadukan pertemuan langsung di Gedung Serba Guna (GSG)
Unila dan sesi daring. Acara ini menjadi jembatan awal bagi mahasiswa baru
untuk memahami dinamika kehidupan kampus dan mempersiapkan diri menghadapi
tantangan di era digital.
Hari Pertama: Menyambut Era Digital dengan Bijak
Acara dimulai dengan pembukaan yang hangat dan penuh semangat dengan diadakannya sidang senat yang dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM, ASEAN Eng. Acaran berlangsung sakral dan hikmat dengan dihadiri seluruh Wakil Rektor, Dekan Fakultas serta Civitas Akademika di Universitas Lampung.
Kombes Pol Andi Azis Nizar, Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran, memberikan wawasan tentang pentingnya ketertiban masyarakat di tengah arus informasi tanpa batas. Dalam pesannya, yang disampaikan melalui perwakilan Kapolda, beliau menekankan bahwa mahasiswa harus mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi, termasuk AI, secara bijaksana. "Memanfaatkan teknologi dengan bijak dan humanis adalah kunci untuk memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat," ujarnya.
Selanjutnya, Wakil Rektor I, BPK dr. M. Suripto Dwiyono, M.T., memperkenalkan peraturan akademik Unila. Ia menjelaskan berbagai aspek penting seperti hak dan kewajiban mahasiswa, sanksi akademik, serta program Kampus Merdeka dan MBKM. Penjelasan ini menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk memahami tata kelola akademik di Unila.
Di sesi berikutnya, Dia Utami Ningsih memberikan materi tentang bullying dan kekerasan, termasuk jenis-jenisnya—verbal, fisik, dan online. Kesadaran akan isu ini sangat penting bagi mahasiswa untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif dan dilanjutkan oleh Brigadir Jenderal TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., berbicara tentang "Milestones Generasi Muda Menuju Indonesia Emas". Ia menjelaskan bagaimana kemajemukan bangsa harus dimanfaatkan untuk persatuan, serta tantangan seperti proxy war yang dihadapi Indonesia. Pembahasan ini memberi wawasan tentang dinamika sejarah dan masa depan bangsa.
Terakhir, Deddy Amarullah, Wakil Walikota Bandar Lampung, memperkenalkan kebijakan dan program pembangunan kota Bandar Lampung, termasuk upaya pengentasan kemiskinan dan pengembangan infrastruktur.
Hari Kedua: Energi dan Semangat dari Organisasi Kampus
Hari kedua PKKMB dibuka dengan meriah oleh kehadiran Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM, ASEAN Eng. Beliau menyampaikan amanat mengenai pentingnya integritas dan semangat juang untuk meraih kelulusan tepat waktu.
Di pertengahan hari, acara semakin meriah dengan penampilan dari sekitar 40 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unila.Antusiasme para peserta PKKMB semakin terlihat saat satu per satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unila mulai melakukan sesi pengenalan dengan waktu 7 menit.
Pengenalan UKM ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa baru terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kampus yang dapat mengasah minat dan bakat mereka. Dengan berbagai kegiatan yang telah berlangsung, mahasiswa baru diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman ini untuk beradaptasi dengan kehidupan kampus dan mengejar kesuksesan akademik serta non-akademik. PKKMB Unila 2024 menjadi awal perjalanan yang penuh potensi dan kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi lebih dalam masyarakat dan kampus.
Sumber yang valid mengenai PKKMB UNILA


0 Komentar